Jet Tempur F-2 Milik Jepang Jatuh di Laut, Pilot Selamat!


Saat latihan hari Kamis, sebuah jet tempur F-2 milik Angkatan Udara Bela Diri Jepang (ASDF) jatuh di laut lepas pantai Prefektur Ibaraki. Akibat insiden ini, seluruh pesawat F-2 milik militer Jepang langsung dilarang terbang untuk sementara waktu. Pilot tunggal pesawat F-2 yang jatuh berhasil keluar dan dilarikan ke rumah sakit setelah diselamatkan oleh helikopter ASDF. Untungnya, pilot tersebut tidak mengalami luka-luka. "Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas kekhawatiran yang ditimbulkan kepada masyarakat," kata Kepala Staf ASDF, Takehiro Morita, dalam konferensi pers, seperti dilansir The Japan Times, Jumat (8/8/2025).

Kecelakaan itu terjadi tak lama setelah pukul 12.30 siang. Pesawat F-2 tersebut, yang merupakan bagian dari Sayap Udara ke-7 yang berbasis di Pangkalan Hyakuri, Omitama, Ibaraki, lepas landas dari pangkalan pada pukul 11.44. Saat kejadian, pesawat itu sedang berlatih di wilayah udara sekitar 150 kilometer timur laut pangkalan bersama tiga pesawat F-2 lainnya dan dua pesawat penyelamat ASDF. Pilot melakukan penyelamatan darurat setelah melaporkan adanya masalah kepada pengontrol lalu lintas udara. ASDF sedang menyelidiki penyebab kecelakaan ini. Pilot yang bersangkutan tercatat memiliki total jam terbang sekitar 1.000 jam. 


Selama pemeriksaan sebelum lepas landas, tidak ditemukan adanya keanehan. "Meskipun kami yakin langkah-langkah keselamatan telah diterapkan, situasi (terkait kecelakaan ini) belum sepenuhnya jelas, dan sulit untuk memberikan jawaban pasti saat ini," ujar Morita. Angkatan Udara juga mengumumkan bahwa seluruh 90 jet F-2 dilarang terbang kecuali untuk misi mendesak, seperti menanggapi pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing.

Di sisi lain, ASDF mulai mengerahkan jet tempur siluman F-35B pada hari Kamis di wilayah barat daya Jepang. Rencananya, pesawat buatan Amerika Serikat ini akan dioperasikan dari kapal induk. Tiga pesawat F-35B yang dioperasikan oleh personel AS terbang dari Guam di Pasifik Barat ke Pangkalan Udara Nyutabaru di Prefektur Miyazaki, Jepang selatan. Jepang berencana untuk membeli 42 unit F-35B dan menempatkan delapan unit di Pangkalan Udara Nyutabaru pada bulan Maret. 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak